MATH PROGRAMS FOR INTERNATIONAL COOPERATION IN INDONESIA
By: Dr. Marsigit, M.A.
Reviewed by: Kholida
Agustin
Gambaran terbaru
mengenai praktek pengajaran di Indonesia adalah guru secara langsung
menjelaskan kepada murid lalu dilanjutkan pemberian contoh, pengerjaan soal dan
tugas.
Kegagalan yang dialami diindikasi disebabkan oleh:
kerumitan dunia pendidikan, kurangnya anggaran pendidikan, kurangnya sumber
ajar dan fasilitas dan juga kekurangtahuan guru mengenai teori ajar dan
implementasinya di kelas.
Terdapat indikasi bahwa pendidikan matematika dan
sains di Indonesia tergolong rendah. Hal ini diakibatkan oleh beberapah hal di
antaranya adanya ketidakcocokan objek pendidikan, kurikulum dan evaluasi. Hal
lain yang juga berpengaruh adalah masukan dari LPTK yang berupa guru
berkemampuan rendah. Banyaknya guru yang masih menemukan kesulitan dalam
menganalisa GBPP dan menyusun garis besar bahan ajar juga merupakan hal yang
ikut menyumbang rendahnya kualitas peserta didik.
Hasil dari beberapa penelitian memberikan beberapa
masukan antara lain: penerapan kurikulum disesuaikan kondisi lapangan,
menentukan kembali peran guru, peran supervise dan juga peran sekolah itu
sendiri, peningkatan autonomy guru dalam penerapan inovasi pengajaran, serta kerjasama yang lebih baik antara sekolah dan
perguruan tinggi.
Di sisi lain, tujuan
pendidikan matematika di Jepang adalah belajar berpikir, berbagai sudut pandang
dan bagaimana menjadi manusia yang lebih baik dengan matematika. Dukungan penuh
dari pemerintah juga sangat terlihat. Siswa di sekolah dasar dan sekolah
menengah pertama mendapatkan buku gratis. Pendidikan di Jepang mendorong guru
untuk selalu meningkatkan system evaluasi berdasarkan cara berpikir matematika.
Guru banyak menggunakan metode problem solving dalam pengajarannya.
Untuk meningkatkan
kualitas pendidikan matematika, pada acara-acara tertentu, pendidikan di Jepang
mengadakan implementasi class meeting,
mendorong guru untuk menyusun buku ajar sendiri, evaluasi pengajaran, mendorong
guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya, meningkatkan hubungan baik antara
sekolah dan perguruan tinggi.
Pada akhirnya, kita
dapat katakan bahwa pendidikan di Indonesia sudah mengalami berbagai kemajuan.
Namun, tak ada salahnya mencontoh segala hal yang lebih baik dari negara
tetangga dengan tidak mengkesampingkan tujuan awal
Komentar
Posting Komentar