Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Refleksi (IV) Perkuliahan Filsafat Pendidikan Matematika "MENEMBUS RUANG DAN WAKTU"

Dalam berfilsafat, banyak hal yang harus diperhatikan antara lain pendapat para filsuf, sejarah filsafat, pengalaman-pengalaman yang ada (termasuk pengalaman berfikir dan pengalaman membaca). Dalam berfilsafat kita juga perlu tahu istilah menembus ruang dan waktu.  Prof. Marsigit pada perkuliahan tanggal 7 November menyampaikan bagaimana kita bisa dikatakan menembus ruang dan waktu, bagaimana metodenya dan apa saja bekal yang harus dipersiapkan agar kita bisa menembus ruang dan waktu dengan aman. Siapapun manusia secara sadar atau tidak sadar, bahkan tumbuhan ataupun batu dapat menembus ruang dan waktu.   Menembus ruang dan waktu bisa dilakukan dengan mudah tapi juga bisa sulit. Kita yang tertidur dapat dikatakan menembus ruang dan waktu dengan mudah karena tak secara sadar bahwa ruang dan waktu telah berubah. Batu dapat dikatakan menembus ruang dan waktu dengan sulitnya karena batu mengalami masa lampau sampai sekarang dengan harus mengalami pergantian musim yang beg...

REFLEKSI (III) PERKULIAHAN FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA

Pada perkuliahan kali ini (Rabu, 31 Oktober 2012), Dr. Marsigit membahas seputar pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak para mahasiswa. Ø Yulia Linguistika: Filsafat ditulis dalam keadaan jernih. Saat hal yang kontradiktif terjadi dalam pikiran atau hati manusia, bolehkah seseorang berfilsafat? Ada dua hukum di dunia ini. Hukum identitas dan hukum kontradiktif. Hukum identitas adalah jika   dengan tidak memperhatikan ruang dan waktu. Maka 2 sama dengan 2 jika dia masih dalam pikiran, akan berbeda jika dituliskan apalagi dibicarakan. Jikalau memperhatikan ruang dan waktu maka hukum identitas tidak akan tercapai. Rumus dari hukum identitas adalah subjek = predikat. Dan itu tidak akan terjadi kepada manusia. Yang benar-benar subjek = predikat adalah Tuhan. Maka sebenar-benar hidup ini yang terikat ruang dan waktu adalah kontradiksi. Nama kita tidak akan menunjukkan diri kita jika terikat ruang dan waktu. Maka dapat dikatakan kita tidak akan pernah memahami diri kita send...