DEVELOPING MATHEMATICS EDUCATION IN INDONESIA
By: Dr. Marsigit, M.A.
Reviewed by: Kholida
Agustin
Dalam Pembukaan UUD
1945 disebutkan bahwa salah satu cita-cita negara adalah mensejahterakan dan
mencerdaskan rakyat Indonesia. Sejak
tahun 2003, pemerintah telah berusaha keras dengan meningkatkan standard
kelulusan dan kompetensi serta kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan
jaman.
Namun, gambaran
pedidikan yang diperoleh secara umum guru hanya menerangkan dan tidak memberi
kesempatan pada siswa untuk berkembang. Kegagalan yang dialami diindikasi
disebabkan oleh: kerumitan dunia pendidikan, kurangnya anggaran pendidikan,
kurangnya sumber ajar dan fasilitas dan juga kekurangtahuan guru mengenai teori
ajar dan implementasinya di kelas.
Terdapat indikasi bahwa
pendidikan matematika dan sains di Indonesia tergolong rendah. Hal ini
diakibatkan oleh beberapah hal di antaranya adanya ketidakcocokan objek
pendidikan, kurikulum dan evaluasi. Hal lain yang juga berpengaruh adalah
masukan dari LPTK yang berupa guru berkemampuan rendah. Banyaknya guru yang
masih menemukan kesulitan dalam menganalisa GBPP dan menyusun garis besar bahan
ajar juga merupakan hal yang ikut menyumbang rendahnya kualitas peserta didik.
Hasil dari beberapa
penelitian memberikan beberapa masukan antara lain: penerapan kurikulum
disesuaikan kondisi lapangan, menentukan kembali peran guru, peran supervise
dan juga peran sekolah itu sendiri, peningkatan autonomy guru dalam penerapan
inovasi pengajaran, serta kerjasama yang
lebih baik antara sekolah dan perguruan tinggi.
Pemerintah Indonesia
telah berusaha dengan sungguh-sungguh mengatasi isu-isu pendiidkan yang beredar
dan mengambil kebijakan untuk mengimplementasikan kurikulum baru-KTSP.
Kebijakan in secara logis akan mempengaruhi aspek autonomi program,
pengembangan silabus, peningkatan kemampuan siswa, fasilitas pendidikan
anggaran pendidikan, dan juga system evaluasi dan juga penilaian.
Masih ada halangan yang
ditemui dalam penerapan kurikulum ini yaitu motivasi dan kompetensi dari
pendidik itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar