DEVELOPING MATHEMATICS CURRICULUM FOR JUNIOR HIGH SCHOOL IN INDONESIA
By: Dr. Marsigit, M.A.
Reviewed by: Kholida
Agustin
Sesuai dengan cita-cita
bangsa pada Pembukaan UUD 1945, Indonesia akan menjadi negara yang sejahtera
dan makmur penduduknya. Pemerintah telah berusaha untuk selalu meningkatkan
kualitas pendidikan di Indonesia. Adanya kebijakan penggunaan kurikulum KTSP,
akan mempengaruhi banyak aspek, misalnya saja: autonomi pendidkan, fasilitas
pembelajaran, anggaran pendidikan, dan juga sistem evaluasi.
Sistem pendidikan
ataupun kurikulum yang berubah karena
dianggap kurang berhasil diidentifikasi menemui karena menenmui
hambatan-hambatan seperti: kompleksitas dunia pendidikan, anggaran yang minim,
kekurangan fasilitas dan tenaga pendidik ahli, perbedaan konteks pendidikan,
kekurangpahaman guru mengenai teori pengajaran dan bagaimana
mengimplemantasinya, dan juga adanya penyesuaian dengan keadaan global saat
ini.
Penggunaan KTSP di sekolah menengah pertama
menekankan pada kompetensi siswa. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus
meningkatkan standar pendidikan daerahnya. Standar kompetensi nasional
dijabarkan dalam kompetensi dasar di mana siswa harus benar-benar menguasainya.
Pemerintah Indonesia mengembangkan konteks dari proses belajar mengajar
sehingga para guru harus dapat mengembangkan keahliannya dengan mengoptimalkan
lingkungan sekitar sebagai pendukung aktivitas belajar siswa.
Dalam pengembangan
silabus pembelajaran pada KTSP, standar kompetensi dijabarkan ke dalam bentuk
kompetensi dasar. Ada beberapa indikator untuk setiap kompetensi dasar di mana
siswa dapat menunjukkan kemampuannya.
Metode yang digunakan
pada KTSP dapat berupa metode diskusi, kerja nyata dan investigasi.
Metode-metode ini membutuhkan perhatian lebih dari pendidik untuk mengatasi
segala kendala dari penerapan kurikulum.
KTSP masih digunakan di
Indonesia karena dianggap sebagai kurikulum yang mampu meng-cover perbedaan
kemampuan peserta didik. Pada KTSP pun terjadi banyak perubahan yang pada
system belajar-mengajar yang diharapkan bisa membawa pendidikan Indonesia ke
arah yang lebih baik.
Komentar
Posting Komentar