HELPING TEACHER TO DEVELOP MODEL FOR SECONDARY MATHEMATICS TEACHING: Action Research of Indonesian Secondary Mathematics Teaching
HELPING TEACHER
TO DEVELOP MODEL FOR SECONDARY MATHEMATICS
TEACHING: Action Research of Indonesian Secondary Mathematics
Teaching
By : Marsigit * , Y.Sato _ , Sugeng Mardiyono *
Eko Sulistyowati_, Bardi _
Reviewed by: Kholida Agustin (09301241011)
Kita tahu bahwa peningkatan kualitas peserta didik tak pernah bisa dilepaskan dari kualitas pendidiknya. Sebenarnya pemerintah Indonesia telah berusaha dengan keras meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara meningkatkan mutu guru, peningkatan fasilitas dan perlengakapan pembelajaran, perbaikan kurikulum dan pengembangan penggunaan teknologi iinformasi untuk mendukung proses pembelajaran.
Kualitas proses pembelajaran sangat dekat hubungannya dengan apa yang guru lakukan di dalam kelas. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan mengindikasikan bahwa gaya mengajar guru didominasi oleh metode eksposisi contohnya pada siklus pengajaran klasikal seperti menjelaskan konsep, memberikan contoh, memberikan pertanyaan, dan pada akhirnya memberikan tugas. Tingkah laku dan kompetensi guru secara langsung berpengaruh pada kemampuan guru dalam merencanakan dan mengatur waktu, untuk menyadari objek ajar, untuk mengatur kombinasi aktivitas kelas. Metode eksposisi masih bisa digunakan oleh para guru, tetapi hanya caranya saja yang sedikit berbeda. Eksposisi di sini hanyalah penjelasan singkat mengenai materi pelajaran, selebihnya adalah latihan soal dan juga problem solving. Pada kegiatan latihan soal dan juga problem solving, siswa dapat dibentuk menjadi kelompok diskusi. Setiap pengerjaan soal selesai semua hasil diskusi kelompok dapat dibicarakan seluruh kelas. Problem solving sangatlah berguna bagi para siswa, sehingga mereka bisa tahu keguanaan belajar matematika dalam kehidupan sehari-hari. Problem solving didefinisikan oleh Ebbutt dan Straker sebagi penggunanan pengetahuan matematika: memilih kemampuan yang tepat, penggunaan metode yang teapt dan mencari solusi dari problem yang ada.
Investigasi dan pengembangan praktek langsung di pengajaran memberikan guru kesempatan untuk meningkatkan metode pembelajaran di kelas. Langkah nyata yang dapat diambil oleh pengajar antara lain: meningkatkan kemampuan mengajar matematika agar dapat memfasilitasi kemampuan akademik siswa yang berbeda-beda (adanya LKS, diskusi, belajar kelompok, bimbingan personal siswa, dll), dan yang tidak kalah pentingnya adalah selalu mendorong siswanya untuk menjadi pembelajar yang aktif.
Komentar
Posting Komentar